Popular Posts of The Week

May 22, 2015

One Day Trip from Jogjakarta to Solo | via KA Sriwedari

Halloo.. 

Jadi ceritanya setelah beberapa waktu lalu gue melakukan trip ke Jogjakarta, gue dkk memutuskan untuk melanjutkan trip gue tersebut ke kota SOLO (alias SURAKARTA) =))

Mengingat jarak antara Jogjakarta dan Solo sangatlah dekat, yaitu sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kereta.. Hmm.. Bila di Jakarta sih ibaratnya sama seperti dari Jakarta ke Bogor menggunakan commuter line :D

Gue dkk memulai perjalanan dari Stasiun Jogjakarta (Stasiun Tugu)..

Saat itu, jadwal tercepat untuk keberangkatan menuju Solo adalah menggunakan KA Sriwedari dengan tarif Rp. 13.000,- / orang -nya.. 

Terdapat banyak sekali variasi merek kereta dan jadwal keberangkatan dari Jogjakarta menuju Solo.. Berikut jadwal dan tarif -nya yang sempat gue foto pada saat itu :-)

Klik foto -nya untuk memperbesar ukuran.. Dan maap jika foto -nya tidak terlalu jelas yah guys :D


Berbeda dengan commuter line Jakarta - Bogor, jika kita naik kereta dari Jogkarta ke Solo ini ternyata sudah diberikan nomor tempat duduk untuk masing-masing penumpang -nya :D

Jadi semua pasti kebagian tempat duduk :-)
 
[ Kondisi Area Keberangkatan di Stasiun Jogjakarta ]

Dan berikut adalah kondisi di dalam KA Sriwedari jurusan Jogjakarta - Solo :D


Kondisi kereta -nya sangat bersih, nyaman, dan yang pasti sudah ber-AC.. Dan setelah melakukan perjalanan sekitar 1 jam 10 menit, akhirnya tibalah gue dkk di Stasiun Solo Balapan..

YEAYYYYYY \(",)/

Begitu tiba di Stasiun Solo Balapan.. Gue dkk langsung segera check in terlebih dahulu di Pose In Hotel yang kebetulan lokasi -nya ada di dekat Stasiun Solo Balapan.. Bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki menyebrang jalan.. 

Ohh iya.. Persis di depan Stasiun Solo Balapan, terdapat Halte Bus Balapan yah guys.. Jika kalian ingin naik Bus Batik Solo Trans (atau mungkin jenis bus lainnya), kalian bisa menunggu -nya di halte ini..


Cuma sedikit berbeda dengan Halte Bus Trans di kota-kota yang pernah gue kunjungi, di Solo tidak ada petugas halte yang menjaga.. Dan sepanjang gue di Solo -pun, gue sangat jarang melihat Bus Batik Trans.. Hanya sesekali saja gue melihat -nya.. Entah apakah memang armada -nya masih sedikit atau bagaimana.. 

Okeh.. Dari Pose In Hotel gue dkk mulai berjalan-jalan berkeliling daerah sekitar.. Gue sempat berkuliner Tahu Pong di Cafe Star dan Serabi Notosuman, kemudian dilanjutkan ke tempat Wisata Kuliner Galabo pada malam -nya.. Post tentang wisata kuliner Solo tersebut gue buat dalam post terpisah yah guys.. 

Oke.. Berikut adalah foto-foto suasana kota SOLO ketika gue sedang jalan-jalan disana :D


 Hampir semua tukang parkir yang gue temui di Solo menggunakan Baju Lurik ini guys.. Sangat unik yah :D 

[ Gedung Bank Indonesia ]
Menurut gue Solo adalah kota yang bersih, rapi, dan teratur.. Hanya saja terlalu sepi dan terasa sunyi kalo buat gue.. Hihi.. 

 Karena saat itu gue sudah cukup lama menunggu Bus Batik Trans tapi tidak kunjung datang juga, akhirnya gue dkk memutuskan untuk naik bus semacam kopaja menuju Pasar Klewer dan Keraton Solo..

Dan berikut adalah foto-foto perjalanan gue :D

[ Salah Satu Pedagang Makanan di area Pasar Klewer ]
Pasar Klewer itu adalah pusat grosir pakaian di kota Solo.. Lokasinya sama seperti pasar traditional pada umum -nya.. Hanya saja yang dijual semua -nya adalah pakaian.. Cuma gue tidak sempat mengambil foto para pedagang pakaian -nya, karena kondisi di dalam pasar -nya cukup ramai saat itu :D

Hehe.. Hanya foto inilah yang sempat gue abadikan, yaitu pedagang makanan di area luar Pasar Klewer :D

Setelah jalan-jalan di Pasar Klewer, gue dkk -pun lanjut ke area alun-alun dan Keraton Solo..


Saat itu di alun-alun sedang diadakan pembangunan kios-kios untuk pasar yang baru.. Entah pembangunan pasar yang baru atau justru Pasar Klewer akan pindah kesana.. Gue kurang paham..

Hmm.. Agak sayang yah sebenarnya menurut gue.. Wilayah alun-alun yang sebenarnya masih termasuk dalam kekuasaan Keraton Solo jadi harus dibangun kios-kios.. Semuanya itu pasti akan mengurangi kesan "budaya" dari Keraton Solo itu sendiri..

Oke.. Sekarang lanjut ke wilayah Keraton Solo -nya.. 

[ Pintu Masuk Wilayah Keraton Solo ]
Saat itu gue membeli tiket masuk Keraton Solo seharga Rp. 10.000,- / orang.. Gue sendiri enggak tau apakah harga ini lebih mahal dari biasa -nya atau tidak.. Karena ketika gue datang kesana, sebenarnya Keraton Solo sudah hampir tutup.. Loket tiket juga sudah ditutup.. 

Tapi ada seorang petugas yang masih memberi masuk, hanya saja pembelian tiket -nya dilakukan di loket yang berbeda.. Dan berikut adalah suasana di dalam Keraton Solo pada saat itu :-)

Ada banyak sekali kereta kerajaan jaman dahulu yang disimpan di dalam Keraton Solo.. Nah.. Diantara semua kereta yang terdapat disana.. Ada 1 jenis kereta yang paling bagus menurut gue.. Ini dia keretanya..


Hanya ada 2 kereta yang berwarna putih yang ada di Keraton Solo ini.. Ditambah lagi ada hiasan patung malaikat di kereta ini.. Tentulah menjadi terlihat sangat bagus dan menurut gue kereta ini adalah yang paling bagus diantara semua kereta yang ada di Keraton Solo..


Sudah foto-foto, sempat pegang-pegang kereta -nya juga, mulut gue -pun masih terus-terusan bilang "Bagus banget yah keretanyaaaa".. Tiba-tiba ada seorang petugas yang sedang menutup pintu menjawab : "Iyaa.. Bagus itu dek kereta -nya.. Kereta mayat!"
.
.
.
.
.

Eeeerrrrrrr

*kemudian ada hening yang panjang*

:((

Oke deh.. Sekian dulu cerita sehari gue selama di Solo yah guys.. Tapi ini baru tempat wisata -nya ajah yang gue ceritain.. Untuk post kuliner -nya gue akan buat dalam post yang terpisah.. 

Secara keseluruhan, menurut gue Solo memang bukan kota yang besar.. Suasananya sepi dan tenang.. Kondisi -nya juga sangat rapi dan bersih.. Dan karena hanya 1 hari saja di Solo, maka gue juga tidak bisa pergi ke banyak tempat.. Gue hanya memanfaatkan untuk kuliner singkat saja.. Hihi..

Oke deh guyss.. Sampai berjumpa di cerita berikutnya :D

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...