Popular Posts of The Week

April 18, 2020

Bakso Boedjangan - Cempaka Putih

Hula guys.. Saat gue membuat postingan ini, gue sedang menjalani aktifitas Working From Home due the Covid-19 virus. Ini sudah memasuki hari ke 32 gue bekerja dari rumah. Semoga virus ini segera musnah yah dari muka bumi dan kita semua bisa keluar rumah lagi :D

Kali ini gue mau cerita sedikit mengenai pengalaman icip-icip gue di kedai Bakso Boedjangan cabang Cempaka Putih, kebetulan ini juga pertama kalinya gue mencicipi Bakso Boedjangan, lho!


Kedainya sendiri terletak di sebuah ruko dengan design yang cukup khas ala Indonesia, seperti warung-warung tradisional gitu, juga dipenuhi dengan unsur kayu atau warna coklat khas kayu. Gue kurang begitu yakin apakah lantai 2 nya juga digunakan sebagai tempat makan. 

Berikut menu-menu yang mereka sajikan :

January 03, 2020

Kopitiam

Hari ini perjalanan pergi dan pulang kerja gue lebih lama masing-masing selama satu jam. Maklum, gue masih harus cari rute terbaik supaya nggak ngelewatin banjir. Agak kesel sih, karena jadinya capek banget, tapi ya sudahlah yah.. Seringnya capek itu memang petanda kalo kita masih hidup!

Pas perjalanan pulang, sekitar jam 8.15 malam, mendadak gue kebelit pipis dan merasa lapar banget. Yah gue tau ini memang sudah lewat jam makan malam, makanya penghuni perut gue sudah pada demo, tapi perjalanan ke rumah gue masih sekitar satu jam lagi. Karena gue nggak mau menyiksa diri dengan menahan keduanya terlalu lama, akhirnya gue mampir ke sebuah mall.  

Pas sampe di mall, gue langsung segera ke toilet yang untungnya lagi nggak ngantri sama sekali, thank God!. Setelah dari toilet, gue inget kalo gue punya voucher Baskin Robin (hasil tuker point Telkomsel) yang bisa gue redeem. Gue akhirnya meluncur ke outlet BR dan pilih minuman coklat dengan topping ice cream strawberry cheese cake. Hmm, agak berat yah kalorinya... Tapi karena ini hari Jumat, yah gpp deh :D

Dari BR, gue berniat mencari makan malam. Gue langsung kepikiran sama Kwetiau Kangkung nya QQ kopitiam, kayaknya sudah bertahun-tahun gue gak makan menu itu, gimana yah kabarnya sekarang? Masih sepedes yang dulu kah? Udangnya masih 2 ekor atau sudah berkurang jadi 1 ekor yah? 

July 14, 2019

Menginap di Prima In Hotel Malioboro - Yogyakarta


Sekitar 2 bulan yang lalu, saat gue dkk berkunjung ke Yogyakarta, gue dkk memutuskan untuk menginap di Prima In Hotel Malioboro. Saat itu, gue dkk memesan kamar lewat aplikasi Agoda dan mendapatkan harga IDR 303.000,- per malam untuk kamar superior twin room (kapasitas 2 orang). Harga tersebut adalah tidak termasuk sarapan, tetapi bisa dibilang harga untuk high season karena gue menginap pada saat akhir pekan dan hari raya waisak.

Lokasi Prima In Hotel Malioboro sendiri sangat dekat dengan Jl. Malioboro yang menjadi pusat wisata para turis. Dari Prima In Hotel Malioboro, gue hanya cukup berjalan kaki sekitar 10-15 menit saja menyusuri gang sampai akhirnya tiba di Jl. Malioboro. 

June 15, 2019

Affordable Price of French Cuisine at Mediterranea Restaurant - Yogyakarta

Bosan dengan makanan lokal setempat, gue dkk akhirnya memutuskan untuk mencicipi kuliner French di Mediterranea Restaurant yang terletak di daerah Jl. Tirtodipuran. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Malioboro, hanya sekitar 20 menit menggunakan mobil.


Dari luar memang tidak terlihat seperti restoran yah guys. Ditambah lagi logo restoran mereka yang cukup terhalangi oleh daun-daun tumbuhan. Berikut adalah suasana di dalam restorannya...

June 08, 2019

Menuju Lokasi Lupis Mbah Satinem dan berakhir di Bakmoy Timlo WAPO (Jl. Bumijo - Yogyakarta)

Ketika sedang mengunjungi Yogyakarta, gue sebenarnya berencana mengunjungi Lupis Mbah Satinem yang sedang nge-hits karena masuk di salah satu program acara Netflix. Beruntung, lokasi Lupis Mbah Satinem yang terletak di Jl. Bumijo ternyata sudah terdaftar di google maps sehingga tidak menyulitkan pencarian ketika memesan taksi online. 

Menurut informasi dari google, Lupis Mbah Satinem buka dari jam 6-8 pagi saja. Yaps... Hanya 2 jam saja dan sudah dijamin habis oleh para pembeli. Saat itu memang sedang bulan puasa, tetapi karena melihat banyak pedagang yang tetap berjualan pada siang hari dan informasi di google menunjukkan jam buka yang masih sama, yaitu pada jam 6-8 pagi, maka gue dkk dengan percaya diri mengunjungi Lupis Mbah Satinem pada jam 7 pagi. Setelah tiba di lokasi, unfortunately, inilah yang kami dapati :

Lokasi pinggiran toko tempat Mbah Satinem berjualan lupis

Yaps, pinggiran toko yang kosong tanpa penjual makanan apapun. Ketika gue dkk bertanya kepada petugas polisi yang sedang berpatroli, mereka bilang bahwa di bulan puasa ini, Mbah Satinem baru berjualan di sore hari :( Hiks. Pupus sudah harapan gue, mengingat hari tersebut adalah hari terakhir gue di Yogyakarta. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...