Popular Posts of The Week

July 23, 2015

Hong Kong Trip (Day 1) : The Peak, Sky Terrace, Ladies Market

 Hari pertama gue dkk tiba di Hong Kong adalah sekitar jam 12 siang. Saat itu setelah selesai melewati imigrasi, gue dkk segera mencari minimarket Seven Eleven untuk membeli simcard handphone. 

Sebenarnya gue dkk bisa saja hanya mengandalkan fasilitas wifi yang gue yakin tersedia di banyak tempat, seperti hotel, mall, dll. Tapi mengingat gue akan banyak melakukan perjalanan outdoor, maka rasanya gue perlu mengganti simcard handphone gue agar tetap bisa memiliki akses internet untuk berkomunikasi dan yang pasti untukkkkk... UPDATE SOCMED =))


Saat itu gue membeli Sim Card Tourist dengan masa aktif 5 hari seharga HKD 88. Kapasitas datanya adalah 1,5 GB dan sudah termasuk pulsa sekitar HKD 25 (gue lupa pastinya karena yang penting buat gue adalah kapasitas data internetnya :D). 

Sim Card Tourist dengan masa aktif 5 hari ini adalah yang paling kecil, tidak ada yang dibawah 5 hari, selebihnya adalah yang diatas 5 hari, seperti 10 hari dengan kapasitas data internet, pulsa, dan harga yang lebih besar pastinya. Sim Card Tourist ini juga tersedia dalam berbagai ukuran (nano, micro, dll) dan cara aktifasinya juga cukup mudah dengan mengikuti petunjuk yang ada dibelakang kemasannya.

Selesai dengan urusan simcard handphone, gue langsung segera menuju tempat pembelian Octopus Card.



Octopus Card ini ibaratnya seperti kartu Flazz di Indonesia yang bisa digunakan untuk naik MTR, bus, belanja di Sevel dan beberapa minimarket lainnya. Harga Octopus Card ini adalah HKD 150 yang terdiri dari saldo sebesar HKD 100 dan deposit sebesar HKD 50. Jika nilai yang terdapat di dalam Octopus Card kita hanya tersisa HKD 50 saja, maka kita tidak bisa menggunakannya lagi, karena HKD 50 yang tersisa tersebut adalah deposit. 

Sebenarnya jika saldo Octopus Card kita habis, kita bisa melakukan isi ulang di setiap MTR station yang ada, namun karena saat itu gue sudah menghitung-hitung ongkos yang gue perlukan selama di Hong Kong, maka gue langsung saja membeli Octopus Card dengan saldo HKD 200 (diluar deposit). Lagi pula deposit dan sisa saldo yang tersisa di dalam Octopus Card bisa kita refund kok nantinya.


Selesai membeli Octopus Card, gue dkk segera menuju ke Oriental Lander Hotel yang terletak di Kowloon dengan menggunakan Bus City Flyer No. 21 (klik disini untuk cerita lengkapnya)

Ooh yah.. Bagi yang belum tau, gue mau sedikit menginformasikan nih, Hong Kong itu terbagi atas 3 pulau, yaitu Pulau Hong Kong, Pulau Kowloon, dan New Territories. 

Pulau Hong Kong itu merupakan Hong Kong dengan tampilan modern, terdiri dari pusat perkantoran dan juga perbelanjaan. Hmm.. Ibaratnya jika di Indonesia, Pulau Hong Kong itu seperti wilayah Sudirman - Jakarta.

  Sedangkan Pulau Kowloon merupakan Hong Kong dengan tampilan yang masih sangat tradisional. Disana terdapat banyak gedung bertingkat seperti rumah susun atau apartment yang terlihat sudah tidak terawat dengan warna gedung yang kusam dan banyak sekali jemuran sebagai hiasan disetiap balkonnya. Suasana China Mainland akan sangat terasa sekali di Pulau Kowloon ini. Hmm.. Ibaratnya jika di Indonesia, Pulau Kowloon ini seperti wilayah Glodok - Jakarta.

Yang terakhir adalah Pulau New Territories yang sudah mendekati wilayah China, seperti kota Shenzhen.

Tapi tenang, walau berbeda pulau, jarak antara Pulau Hong Kong dan Pulau Kowloon tidak terlalu jauh kok. Walaupun harus melewati lautan, tapi jaraknya bisa ditempuh dengan naik MTR atau Star Ferry selama 10 menit. Hihi.. 

Well, karena ingin merasakan suasana China Mainland yang sesungguhnya, akhirnya gue dkk memutuskan untuk memilih hotel di daerah Kowloon, yaitu Oriental Lander Hotel. 

Oke.. Back to the topic..

Setelah sekitar 30 menit naik bus dari HKIA dan 15 menit berjalan kaki, akhirnya gue dkk tiba di Oriental Lander Hotel. Setelah check in dan istirahat sebentar, gue dkk memutuskan untuk langsung pergi ke The Peak. Sebenarnya bisa dibilang gue jadi bulak balik sih, dari HKIA yang terletak di Pulau Hong Kong gue menuju ke Oriental Lander Hotel di Pulau Kowloon, terus gue balik lagi ke The Peak yang ada di Pulau Hong Kong :D Yah tapi karena liburan gue di Hong Kong juga tidak terlalu lama, begitulah jadwal yang sudah paling efektif yang bisa gue jalani. 

Saat itu gue dkk keluar dari hotel sekitar jam 4 sore. Gue naik MTR dari Prince Edward Station menuju ke Central Station kemudian keluar melalui Exit J2 dan mengikuti petunjuk arah menuju ke The Peak (Peak Tram Station). Gue sempat melewati taman yang dipenuhi dengan para orang tua yang sedang senam (semacam) tai chi. Setelah berjalan kaki sekitar 15 menit dari Central Station, akhirnya gue tiba di Peak Tram Station.


Di Peak Tram Station ini lah kita bisa naik Peak Tram menuju ke The Peak. Sebenarnya untuk menuju ke The Peak, kita bisa saja naik bus dengan ongkos yang lebih murah. Tapi mengingat waktu perjalanan yang dibutuhkan akan lebih lama, maka gue dkk memutuskan untuk naik Peak Tram saja.

Di Peak Tram Station ini kita bisa membeli tiket Peak Tram yang sudah termasuk dengan tiket Sky Terrace dan/atau Madam Tussaud. Akan lebih murah jika kita membeli tiket masuk Sky Terrace dan/atau Madam Tussaud di Peak Tram Station ini daripada jika kita membelinya terpisah ketika kita sudah sampai di The Peak. Untuk melihat paket dan harga lengkapnya, kalian bisa klik disini.

Oke.. Saat itu gue dkk akhirnya membeli tiket Peak Tram (pergi pulang) yang sudah termasuk dengan tiket Sky Terrace, totalnya seharga HKD 88/adult. Gue tidak masuk ke Madam Tussaud karena menurut gue museum patung-patung tersebut sudah terlalu mainstream. LOL.

[ 2 tickets for 2 person ]
Oke.. Tiket sudah ditangan.. Yaps! Jadi tiket Peak Tram (pergi pulang) dan tiket masuk Sky Terrace -nya ada di dalam 1 kartu ini. Jadi jangan sampai kartu ini hilang sampai kalian benar-benar kembali dari sana yah :D

Masuk ke Tempat Naik Peak Tram
[ Antrian Naik Peak Tram ]
 Saat itu waktu menunjukan jam 5 kurang, tapi antrian untuk naik Peak Tram sudah cukup banyak. Biasanya akan lebih ramai lagi antriannya jika sudah menjelang malam atau langit gelap, karna banyak orang yang ingin menikmati suasana The Peak di malam hari :D


Peak Tram yang beroperasi untuk mengangkut penumpang ini hanya ada 2 unit saja, jadi wajar akan ada antrian panjang untuk naik Peak Tram ini. Untungnya saat itu gue tidak begitu lama mengantri, tidak sampai setengah jam gue sudah bisa naik Peak Tram.

Jika kalian naik Peak Tram ini, usahkan kalian duduk di bangku sebelah kanan yah. Sebelah kanan dari arah datangnya Peak Tram (jika kalian ada di Peak Tram Station). Karena dari sana kalian bisa melihat pemandangan yang indah.

Dan beginilah suasana di dalam Peak Tram..


 Dengan Peak Tram ini kita akan melalui jalanan pegunungan dengan kemiringan 45 derajat. Dari samping kanan, kita bisa melihat pemandangan Hong Kong dari ketinggian dan juga kemiringan 45 derajat, belum lagi akan ada sedikit pepohonan seperti hutan.


 Awalnya gue pikir akan cukup menegangkan naik Peak Tram dengan kondisi tersebut, tapi ternyata tidak sama sekali kok :D.. Dan setelah sekitar 15 menit, akhirnya gue sampai di The Peak. 

Jadi The Peak ini wujudnya adalah seperti mall, tidak terlalu besar sih. Namun tinggi bertingkat. Ada banyak restoran, butik, outlet pernak-pernik, dll. Nah, semakin kita ke lantai atas, maka kita akan menemukan tempat wisata Madam Tussaud dan Sky Terrace.

[ Pemandangan dari Eskalator The Peak ]

Buat kalian yang tidak membeli tiket Madam Tusssaud dan/atau Sky Terrace di Peak Tram Station, maka kalian bisa membelinya masing-masing di stand tersebut (pada foto diatas).

Karena saat itu gue sudah memegang tiket Sky Terrace, maka gue langsung memperlihatkannya kepada petugas dan masuk ke Sky Terrace. Dan inilah pemandangan Sky Terrace 428 - The Peak Hong Kong =))


Dari Sky Terrace 428 ini, kalian bisa melihat pemandangan Hong Kong dari ketinggian 428 meter dan juga dari sudut 360 derajat. Dari gedung-gedung tinggi, bukit, gunung, dan laut, semuanya terlihat dengan jelas. Anginnya juga cukup kencang. 

Gue sangat suka dengan suasana di Sky Terrace 428 ini. Untungnya saat itu masih termasuk low season, jadi suasana di Sky Terrace ini masih tidak terlalu sesak dan padat pengunjung. Gue masih bisa menikmati suasana hembusan angin kencang dari ketinggian 428 meter dengan sangat nyaman. 

Well.. Walaupun pemandangan akan menjadi sangat indah ketika malam hari, tapi gue tidak menunggu sampai malam. Sekitar jam setengah tujuh gue segera naik Peak Tram untuk kembali ke Peak Tram Station.



 Untuk perjalanan pulang, sensasi naik Peak Tram akan sedikit berbeda. Karena untuk arah pulang, Peak Tram yang ada harus berjalan mundur. Hihi.. Tenang.. Tidak akan menyeramkan kok :-)

Karena ingin langsung menuju ke Ladies Market, maka setelah sampai di Peak Tram Station, gue dkk langsung melanjutkan berjalan kaki kembali ke Central MTR Station. Dari sana gue naik MTR menuju ke Mong Kok Station dan kemudian keluar melalui Exit J2. 

Gue kemudian melanjutkan berjalan kaki sekitar 10 menit untuk mencapai Ladies Market. Sebenarnya tidak perlu sampai ke Ladies Market -pun, begitu keluar dari Exit J2 Mong Kok MTR Station tersebut, gue dkk sudah sangat merasakan suasana malam yang meriah dan penuh dengan keramaian di jalanan tersebut. 

Dan berikut adalah suasana malam hari di daerah Mong Kok menuju ke Ladies Market :D


Dan berikut adalah suasana Ladies Market..


Sejujurnya gue kurang begitu nyaman berbelanja di Ladies Market ini. Para penjual jarang memasang harga pada barang dagangannya (kecuali kaos Hong Kong). Hampir semua pedagang memberikan harga yang cukup mahal sehingga kita 'dituntut' untuk menawar gila-gilaan untuk mendapatkan harga yang murah.

Jujur ajah! Gue sih udah terlalu lelah malam itu kalau harus melakukan tawar menawar alot sama para pedagang tersebut. Makanya gue cuma berhasil membawa pulang kaos Hong Kong seharga HKD 100 untuk 8 pcs.

Ketika gue menanyakan harga gantungan kunci berbentuk Mickey Mouse dengan ukuran standar gantungan kunci, gue dikasih harga HKD 45 untuk SATU BUAH GANTUNGAN KUNCI. Jelas ajah langsung gue pergi saat itu, kemudian si pedagang mengejar gue dan memberikan harga HKD 30 sampai akhirnya HKD 10 untuk gantungan kunci tersebut. Tapi tetap ajah gue enggak beli :)) 

Well.. Setelah berkeliling dari Ladies Market.. Gue akhirnya pulang ke hotel.. Cukup melelahkan namun menyenangkan.. Begitulah kisah hari pertama gue di Hong Kong.. Yang membuat postingan gue kali menjadi sangat panjang dan kalian pasti jadi males buat baca semuanya :))))

Well.. See yaaaa di post berikutnya yah guys :D

Oh yah.. Buat kalian yang mau liat VLOG gue di hari pertama di Hong Kong ini.. Silahkan liat video berikut.. Hihi..







HONG KONG & MACAU SERIES 2015 : 

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...